Rabu, 29 April 2015

Warganya Dieksekusi Mati, Brasil Evaluasi Hubungan dengan Indonesia

Warganya Dieksekusi Mati, Brasil Evaluasi Hubungan dengan Indonesia

Brasilia - Tidak hanya Australia, Brasil juga ikut memberi tanggapan keras atas eksekusi mati yang dilakukan Indonesia terhadap warganya. Warga negara Brasil Rodrigo Gularte merupakan salah satu terpidana narkoba yang didor di Nusakambangan, pada Rabu (29/4) dini hari.

Pemerintah Brasil dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Rabu (29/4/2015), mengaku terkejut atas kabar eksekusi mati Gularte. Ini merupakan yang kedua kalinya dalam waktu 3 bulan terakhir, Indonesia mengeksekusi mati terpidana asal Brasil.

Presiden Dilma Rousseff sebelumnya telah memohon pengampunan bagi Gularte dengan alasan kemanusiaan, karena Gularte diyakini mengalami gangguan kejiwaan schizophrenia. Namun permohonan tersebut tidak dikabulkan oleh pemerintah Indonesia.

Presiden Rousseff dalam pernyataannya, menyebut eksekusi mati terhadap Gularte ini akan semakin memperburuk hubungan bilateral dan hubungan perdagangan antara Brasil dan Indonesia. Terlebih pada Januari lalu, warga Brasil lainnya Marco Archer Cardoso Moreira juga dieksekusi mati di Indonesia.

"Ini menandai momen serius dalam hubungan kedua negara," sebut Presiden Rousseff seperti dilansir AFP.

Dalam keterangan terpisah, Kementerian Luar Negeri Brasil menyatakan, pihaknya memiliki kekhawatiran mendalam atas eksekusi mati yang berlangsung di Indonesia. Brasil menegaskan akan mengevaluasi hubungan dengan Indonesia, sebelum memutuskan langkah yang akan dilakukan untuk menyikapi eksekusi mati tersebut.

"Merujuk pada tidak adanya respons yang memuaskan atas permohonan kami, ini harus dievaluasi untuk memutuskan langkah yang akan kami lakukan terhadap Indonesia untuk ke depannya," tutur Wakil Menteri Luar Negeri Brasil, Sergio Franca Danese seperti dilansir itv.com.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengumumkan akan menarik Duta Besar Australia di Jakarta, Paul Grigson setelah dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dieksekusi mati dini hari ini. Penarikan ini dilakukan untuk konsultasi lebih lanjut.

Sumber : http://news.detik.com/read/2015/04/29/105728/2901187/1148/warganya-dieksekusi-mati-brasil-evaluasi-hubungan-dengan-indonesia

0 komentar:

Posting Komentar